Dendeng Gepuk

Makanan Khas Wonosobo

Makanan Khas Wonosobo – Kali ini kita akan menjalajahi dunia tentang Wonosobo. Wonosobo merupakan salah satu kabupaten yang ada di Jawa Tengah yang terletak dan berbatasan langsung dengan kota Temanggung. Kota Wonosobo sendiri merupakan wilayah yang sangat terkenal karena objek wisata dataran tingginya, yaitu Dieng.

Tetapi, tidak hanya Dieng saja yang membuat Wonosobo sangat terkenal, ada beberapa tempat wisata lain yang tidak kalah terkenalnya seperti Telaga Menjer, Waduk Wadaslintang, Curug Winong Kaliwiro dan masih banyak lainnya.

Selain dari objek wisatanya yang sangat terkenal, ternyata Wonosobo juga terkenal akan wisata kulinernya. Ada beberapa makanan khas Wonosobo yang sangat terkenal dan menggoda selera.

Wow, kenapa Medistia memuji makanan khas Wonosobo sampai segitunya? Hal ini disebabkan karena kuliner Wonosobo selalu dihiasi dengan racikan istimewa yang membuatnya selalu beda dan berkesan.

Selain rasanya yang lezat dan enak, ada beberapa makanan tradisional dari Wonosobo yang sangat tepat disantap bersama dengan minuman hangat di tengah udara yang memiliki suhu dingin.

Pasti kamu merasa penasaran, apa saja sih makanan Wonosobo yang sampai segitu terkenalnya? Yuk simak informasinya di bawah ini ya.

1. Mie Ongklok

Mie Ongklok

Jika kamu berwisata ke Wonosobo, rasanya akan belum lengkap jika kamu tidak mencicipi makanan khas Wonosobo yang bernama mie ongklok yang sejak lama telah sangat terkenal.

Mie ongklok sendiri adalah salah satu kuliner tradisional yang membutuhkan bahan-bahan berikut untuk membuatnya, seperti kubis, sayur kol, kuah kacang kental, dan pastinya mie.

Untuk metode pembuatannya, mie ongklok tergolong sangat tradisional dan cukup unik yang mana untuk merebusnya masih memanfaatkan keranjang bambu.

Bagi kamu yang ingin sekali mencoba makanan khas Wonosobo ini, kamu bisa berkunjung di di Warung Mie Ongklok Longkrang yang ada di jalan Pasuka Ronggolawe No.14, Wonosobo.

Warung Mie Ongklok Longkrang yang legendaris ini buka mulai pukul 9 pagi sampai 5 sore. Untuk mendapatkan 1 porsi mie ongklok kamu harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 20.000/porsi.

2. Carica

Carica

Kuliner ke-2 yang akan kita bahas adalah Carica. Carica merupakan buah yang menjadi bahan utama untuk aneka olahan dan carica sendiri merupakan buah yang memiliki bentuk seperti pepaya namun ukurannya jauh lebih kecil dan kamu bisa menemukan buah ini di Wonosobo saja.

Buah yang satu ini mempunyai rasa asam manis yang cocok untuk diolah menjadi berbagai macam jajanan kuliner seperti manisan, keripik dan masih banyak lagi lainnya.

Makanan ringan yang satu ini selalu laris diburu oleh para wisatawan untuk dijadikan sebagai oleh-oleh ketika pulang kerumah. Apabila kamu tertarik untuk berburu penganan ini, kamu bisa mengunjungi pabrik Carica Sumbing yang berada di Jalan Kertek-Parakan Km.08, Rece,Wonosobo.

Di pabrik ini, kamu bisa langsung melihat tentang bagaiman proses pengolahannya. Kelebihan lain yang bisa kamu peroleh adalah kamu bisa mendapatkan potongan harga dari pabrik, mulai dari Rp 16.000 sampai Rp 42.000/dusnya.

3. Kue Pepe

Kue Pepe

Asik! Mumpung hari libur sudah dekat, makanan khas Wonosobo yang satu ini sepertinya wajib untuk kamu coba ketika berkunjung ke Wonosobo. Nama kue tersebut adalah kue Pepe.

Melalui gambar yang telah disediakan oleh Medistia, kamu bisa melihat bahwa penganan itu hampir menyerupai kue lapis. Kudapan yang mempunyai tekstur lembut dan kenyal ini ternyata terbuat dari gula pasir, tepung sagu, garam, beras, vanilli, santan kelapa, dan juga pewarna makanan.

Dilihat dari bahan yang telah dijabarkan, proses pembuatannya sih tidak terlalu sulit. Namun semua itu akan terbayar dari rasa yang ditawarkan, karena kue pepe sangat enak dan lezat.

Tetapi, jika kamu tidak ingin ribet dalam membuatnya, kamu bisa membeli kue yang sangat terkenal ini di Anya Bakery yang berada di Jalan Angkatan 45 No.55. Harga yang ditawarkan dari toko ini sangat terjangkau dan toko ini juga memiliki berbagai macam varian kue atau jajanan yang mana bisa memuaskan hati kamu.

4. Purwaceng

Purwaceng

Dieng tidak hanya menyediakan pemandangan alam yang indah, namun juga menyediakan berbagai macam jenis tanaman obat. Salah satu contohnya adalah Purwaceng.

Purwaceng sering dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk dikeringkan dan dibuat sebagai teh. Minuman ini sangat enak untuk dinikmati ketika pagi hari datang. Banyak sekali manfaat yang terdapat pada Purwaceng. Contohnya, dapat meningkatkan vitalitas, mampu menghilangkan rasa pegal, dapat menghangatkan tubuh, mampu mencegah sekaligus meredakan masuk angin, dapat mengurangi demam, dan yang paling keren adalah dapat menjadi anti kanker.

Jadi, jangan sampai kamu melewatkan minuman sehat ini ketika kamu berkunjung ke Wonosobo atau tepatnya ke Dieng.

Harga untuk purwaceng sangat bervariasi, antara Rp 50.000 sampai Rp 100.000 per kemasan.

5. Dendeng Gepuk

Dendeng Gepuk

Ini adalah salah satu kuliner yang sangat wajib untuk sobat Medistia coba ketika berkunjung ke Wonosobo.

Dendeng Gepuk adalah salah satu makanan tradisional yang memanfaatkan daging sapi sebagai bahan utamanya. Citarasa yang begitu sempurna dan gurihnya bumbu racikan membuat makanan ini menjadi bahan buruan bagi para wisatawan. Dendeng Gepuk sangat pas dinikmati bersama dengan nasi putih hangat dan sambal bajak.

Tempat yang paling terkenal menjual kuliner ini adalah Dendeng Tivi di jalan Bismo No. 21. Toko ini berdiri sejak 1933 dan harga yang ditawarkan untuk 1 kota sekitar Rp 100.000. Harga ini sangat sebanding dengan citarasa yang dihadirkan oleh dendeng gepuk. Kamu tidak akan menyesal ketika kamu mencobanya.

6. Cenil

Cenil

Kuliner selanjutnya adalah cenil. Cenil adalah jajanan tradisional yang memiliki warna bervariasi, tekstur yang sangat lembut dan kenyal. Selain itu, cenil juga mempunyai rasa manis karena dilumuri kelapa parut dan juga gula aren.

Kamu bisa menemukan makanan yang lezat ini di sekitar Alun-alun Wonosobo. Harga yang dibanderol untuk 1 porsi cenil biasanya hanya Rp 5.000 saja. Udah murah, enak lagi!

Yuk, baca juga:

7. Kacang Dieng

Kacang Dieng

Makanan khas Dieng atau Wonosobo ini adalah jajanan yang sangat terkenal. Namanya adalah kacang Dieng.

Bahan utama yang dibutuhkan dalam membuat makanan ini adalah kacang. Dan tanaman kacang dapat tumbuh subur di sekitar dataran tinggi Dieng. Bentuk yang dimiliki kacang ini tergolong aneh dan unik. Bentuknya besar seperti kacang koro yang membuat para penikmatnya merasa puas karena ukurannya yang besar.

Tidak sedikit para wisatawan yang datang kesini untuk berburu jajanan yang satu ini. Rasanya yang asin dan gurih membuat harimu semaking menyenangkan ketika menyantapnya sembari bersendagurau dengan teman atau sahabat. Jadi, pastikan kamu membeli makanan khas Wonosobo ini ya.

Gak mahal kok, kamu hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 20.000 per kemasannya.

8. Keripik Jamur

Keripik Jamur

Hasil olahan yang berasal dari jamur kini sudah banyak tersebar di seluruh kota di Nusantara. Tak hanya di Wonosobo saja, akan tetapi juga ada di Bandung, Jakarta dan lainnya.

Kita tahu bahwa jamur dulu selalu diolah menjadi makanan basah. Akan tetapi, seiring dengan kemajuan inovasi kuliner saat ini, jamur dapat dimodifikasi menjadi makanan kering.

Apabila kamu tertarik ingin membeli keripik jamur, kamu bisa mengunjungi toko oleh-oleh yang bernama Candi Dieng MHS yang berada di Jalan Sambek no. 247. Harga keripik jamur berkisar Rp 20.000 sampai Rp 30.000 tergantung kemasan.

9. Geblek

Geblek

Makanan khas Wonosobo ini mungkin terdengar sangat tidak biasa. Benar, namanya adalah geblek.

Nama yang terdengar aneh dan unik ini ternyata sebuah makanan. Karena namanya yang begitu unik, inilah yang membuat orang-orang penasaran terhadap hidangan yang satu ini.

Geblek merupakan makanan tradisional yang terbuat dari tepung singkong yang digoreng. Mempunyai tekstur yang kenyal ditambah dengan sambal khas membuat jajanan ini sangat laris diminati dan kamu wajib mencoba jajanan ini ketika di Wonosobo.

Harga untuk satu porsi geblek sekitar Rp 5.000 sampai Rp 10.000.

10. Tempe Kemul

Tempe Kemul

Kuliner yang satu ini masuk dalam jajaran cemilan atau jajanan. Nama dari jajanan ini adalah tempe kemul.

kalau kita artikan dalam bahasa Jawa, kemul artinya selimut. Berarti, jajanan yang satu ini memiliki arti tempe yang diselimuti. Nama yang cukup menarik dan unik seperti geblek tadi ya.

Tempe kemul tidak dapat kamu samakan dengan tempe-tempe lainnya yang berbalut tepung. Hal ini disebabkan, karena ada racikan resep khusus pada tepung tempe kemul. Pemakaian dari tepung juga lebih tebal yang membuat rasa kriuk jika di goreng kering.

Jajanan satu ini adalah teman yang pas untuk menikmati waktu ngopi. Harga rata-rata ari tempe kemul adalah Rp 5.000 sampai Rp 10.000 per porsinya.

Leave a Comment